-->
fLWeAsNtTDyJ8LBwFzvbLJXLfZMxZVmQ7RFnAnMp
Relay Yang Dioperasikan Pembawa - Apa itu Relay? Kalau seorang tehnisi radio atau seseorang yang tergolong orang tekhnik pasti sudah mengetahui apa itu relay dan fungsinya. Benda kecil seperti tampak dalam foto pengantar postingan ini disebut Relay. Relay adalah sakelar yang dioperasikan secara listrik. Tapi ini hanya gambaran umum saja, karena yang akan kita bahas adalah Relay Yang Dioperasikan Pembawa alias COR.

Relay Yang Dioperasikan Pembawa

Gambar Relay

Artian lebih jelasnya Relay adalah suatu peranti/saklar yang untuk pengoperasiannya menggunakan elektromagnet. Susunan sederhananya terdiri dari kumparan kawat penghantar yang digulung pada inti besi. Bila kumparan ini dikasih tegangan maka akan membentuk medan magnet yang menarik armatur berporos yang digunakan sebagai pengungkit mekanisme sakelar magnet.

Relay Yang Dioperasikan Pembawa
Gambar 2

Sekilas gambaran diatas moga dipahami akan Relay. Mari kita melangkah pada tujuan awal yakni membuat sebuah Relay untuk menggerakan Repeater. Namun disini kita perlu sebuah COS. Saya lampitkan gambar skematik cos sederhana dari sebuah  Carrier Operated Relay (COR).

Mengenai apa itu COR telah saya bahas pada Carrier Operated Relay. pada postingan bulan yang lalu. Kali ini saya mau menjelaskan bagian dari COR tersebut yani COS. Adanya COR maka perlu adanya COS. COS sendiri berfungsi sebagai control ptt pda sebuah repeater. Namun bila sebuah radio tidak ada titik cos maka kita perlu mencari dengan membongkarnya.

Tapi membongkarnya akan menjadi masalah bila radio terseebut adalah radio kesayangan yang kita pertahankan segelnya. Kita perlu membuat COS external yang skemanya seperti Gambar 2 diatas. Memang tidak semua jenis radio menyediakan terminal COS, sehingga keterampilan dan kesabaran kita perlukan disini.
Artikel Terkait

Related Posts

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Baca lebih lanjut tentang Comment Policy
Buka Komentar

Post a comment